Monday, October 29, 2007

Jeng Tiara

"Marriage is when destiny meets choice"

Ungkapan yang bagus yaaa, jadi terharu.. tapi kapaaaan..?? hikhikhikk.. Ungkapan diatas saya dapat dari blognya Tiara Lestari. Lo kok malem-malem clinga-clinguk liat blog Tiara Lestari, huusss jangan pikir saya punya fiktor, bukan..!! (dikit boleh khan.. plis..! ^^) Mampir lebih pada penasaran karena kemaren ngomongin masalah blog sama adik, adik cerita bahwa teman-temannya dia yang wartawan bilang bahwa blog si Tiara bagus buat dapetin pola pikir seseorang yang pernah melanglang buana jauh ke negeri orang, yaaa udah tadi mampir liat-liat dan ketemu ungkapan diatas.

Tapi disini saya ga ngomongin masalah marriage, terlalu nyakitin hehehe.. Yang akan saya omongin masalah pulang. Makna pulang ini bisa macem-macem tergantung pada konteksnya. Bukankah di blog ini saya dulu juga sempat nulis masalah pulang dalam konteks religi dengan judul yang sama. Disini saya akan melihat dalam makna yang lebih luas.

Secara umum, makna pulang dapat diartikan sebagai kembali ke titik awal. Sebenarnya pulang memiliki makna filosofis yang dalam, sepertinya yang Diatas menanamkan ke setiap kita untuk selalu ingat pulang. Bukan cuma pulang dalam artian ingat akan mati, tapi makna pulang lebih kepada pengingat, seseorang yang selalu ingat pulang, dia akan selalu terjaga dan terpelihara untuk tetap berada di jalan yang mulia karena pada hakikatnya semua titik awal adalah suatu yang baik, bersih, mulia dan disanalah sebenarnya terdapat kebahagiaan yang hakiki. Kenapa habis kerja kita selalu bercapek-capek pulang kerumah, karena disanakah sebenarnya tempat paling membahagiaan dalam kehidupan kita. Sejelek-jelek apapun rumah, tapi kita tetep merindukannya, yaaa kan.. home sweet home istilah kerennya (keren ga siy, kalau saya yang ngomong terdengarnya keren, kalau situ siy ga, hihihi). Ngapain orang-orang pada suka mudik, lebih karena disanalah titik awal mereka dan mereka selalu rindu untuk kembali. Bagitu juga dalam hal religi setiap kita dilahirkan dalam keadaan suci, dan jika kita selalu 'mengingat' akan hal itu, kita akan selalu berusaha kembali, selalu untuk menjaga kesucian. Kembali, ketika kita 'ingat' disaat itulah sebenarnya kita telah 'kembali pulang'.

"... being a model, for me is a temporary thing. I ultimately want to be a mother. I want the simple things like having a family and kids... lots of them."

Ketika seorang Tiara Lestari ingat untuk menjadi seorang ibu, disaat itulah sebenarnya dia telah 'kembali pulang'. 'Pulang' dalam kontek seorang Tiara Lestari, be a mother.. having a family and kids.

Ketika beberapa tahun yang lalu saya punya sedikit uang lebih, hal yang pertama yang saya lakukan adalah memperbaiki rumah di Bukittinggi sana, kenapa.., karena saya sempat bilang ke seorang teman bahwa suatu saat saya ingin pulang, dan kesanalah, dikampung nan jauah di mato itulah tempat saya kembali. Karena dari sana saya bisa mengingat semua yang telah dilalui.. halah gaya.. Ada yang mau nemanin.. 'stay with me while we grow old' begitu kata lagu Lovin' You - Minnie Ripelton..slalu dey ngubungin kesitu hihihi..

Bagaimana dengan anda, apakah telah punya tempat untuk pulang, atau mau pulang bareng ..hahah ..teteeeepp..^^

Cluster Relationship

"Tell me, tell me that your
sweet love hasn't died"

Ada yang menarik ketika saya brangkat pake motor buat nengok sepupu yang dirawat di rumah sakit dikawasan manggarai hari sabtu sore kemaren menjelang magrib. Dari pertigaan Relasi sekitar kebon jeruk telah terlihat kepadatan arus kendaraan. Hal ini udah biasa sejak pembangunan jalur busway koridor 8 yang menyusuri jalan panjang kebon jeruk hingga pondok indah yang mulai dikerjakan sejak awal bulan ramadhan kemaren. Yang menjadi tidak biasa adalah karena ini mau malam minggu. Malam minggu gitu lho, orang-orang pada mau menikmati malam yang sangat keramat bagi mereka yang lagi kencan.


Sepanjang perjalanan menuju arah permata hijau saya liat arus semakin tersendat. Saya mikir, orang-orang ini mau kencan kemana siy. Walau udah sering melihat mereka yang berkendaran roda 4 macet, baru sore itu saya merasa sangat kasian sama mereka. Kebayangkan, dari rumah pengennya cari hiburan buat ngilangin capek setelah 5 hari bekerja, blum lagi mereka yang baru menuju rumah pacar, wow pasti dirumah tadi udah kebayang kejutan apalagi yang mau didapat malam minggu ini dari sang pacar. Bagi mereka yang punya duit, satu meja di resto terkenal tentu udah dibooking. Terakhir bagi mereka yang mau nonton film-nya Nirina Zubir yang baru Get Merried tentu film tersebut serasa udah di depan mata.

Sayang, dan kasian banget mereka, semuanya buyaar.. yaar.. yaar... malem itu macet total. Bagi mereka yang pacarnya udah ada disamping kemudi, tentu ngadapin macet bukan moment yang mengenakkan buat bermesraan karena kalau telat nginjak gas tentu keburu di klaksonin sama mobil di blakang yang mungkin pacarnya masih nun jauh di ujung sana. Bahan obrolan yang tadinya banyak dan dipersiapkan hingga saat makan malem, tentu dah habis terkuras dalam perjalan. Yang tersisa makian terhadap sang eks gubernur, kenapa proyek yang katanya buat orang miskin ini tetap berjalan (orang miskin yang mana siy, mereka lebih milih naik motor kok yang cukup 5000 sehari daripada naik busway yang 3500 skali naik, blum lagi nyambung angkot dan ojeknya, gubernur yang aneh..)

Yang lebih kasian lagi tentu yang pacarnya masih diujung sana, tentu sms dan telpon ga berhentinya berdering, dari yang tadinya masih ngomong 'sayang-sayangan', mungkin terakhir juteknya mulai keluar, masih syukur ga makian.. maklum aja tu make-up dah awut-awutan, mau makan di rumah nanggung, mau ganti pakaian juga nanggung, siapa tau sebentar lagi si dia datang,, halah ternyata tetep 'sori yang.. masih macet niy, sabar yaaa..miss u' tu sms dah brapa kali di forward.

Ingat ponakan bilang 'apeeek deeee..' sambil megang jidatnya kalau liat nasib mereka. Begitulah jakarta, problemnya ga abis-abis. Skarang ga punya mobil, pengennya punya mobil, biar ga panas-panas naik angkutan umum, atau keringatan bawa motor. Tapi giliran dah punya mobil, capeeeknya minta ampun, macet dimana-mana. Bayangin ada teman yang pulang kantornya bisa lebih dari 3 jam baru sampai di rumah. Asumsi berangkatnya juga 3 jam, brarti 6 jam waktu dijalan. Seperempat hari habis percuma, dalam satu tahun dah hampir sama dengan libur 3 bulan. Begitu banyak waktu tidak produktif. Kalau pemkot bilang un-productivity cost nya setara 9 triliun rupiah. Anggap saja gaji mereka yang kena macet tersebut dalam satu bulan 5 juta, brarti tiga bulan 15 juta. Itu dari productivity orangnya, belum lagi bahan bakar yang terbuang mubazir. Terakhir tingkat stress, banyaknya yang sakit karena kecapeen dan stress, dan implikasi lainnya, tentu nilainya lebih besar lagi.

Ampuuuuun, sapa suruh datang ke jakarta. Apalagi saya yang dari daerah hihihi... tapi kan saya kuliah di bandung, dan sekarang dah punya katepe jakarta hehehe...

Buat yang masih pengen kencan, coba review lagi deh hari-hari kencan anda, bagi mereka yang kerja, ketemu after office hour mungkin bisa di optimalkan, asal jangan pulang terlalu malem, besoknya bisa ga seger. Ubah paradigma bahwa kencan harus malem minggu, pen-sakral-an malam minggu khan karena dulu hari kerja sampai sabtu alias enam hari, harusnya skarang yang ada malam sabtu-an.

Khusus bagi anda yang tinggal atau punya pacar yang dilewati koridor 8 busway review lagi deh hubungan anda, apa anda salah satu perlu pindah rumah atau kost-an biar deketan, atau buruan sana Nikah... (pacaran mulu..! dengan ekspresi bapak2 yang galak ^^). Alternatif pisah juga tidak jelek hihihihi.. Bagi yang lagi pedekate dengan mereka yang tinggal disekitar koridor tersebut, udaah deh batalkan sebelum hubungan anda berakhir tragis. Hubungan yang cocok sekarang buat mereka yang tinggal di daerah koridor 8 adalah carilah pasangan yang juga tinggal di koridor yang sama, misal yang tinggal di kebon jeruk cari pasangan yang tinggalnya dekatan, orang kebon jeruk juga, paling jauh orang Kedoya atau Meruya, saya menyebutnya sebagai cluster relationship. Dengan itu kuantitas kencan juga akan meningkat (kualitas ga jaminan, maklum ga bisa kemana-mana ^^). Selain terhindar dari semua bencana diatas, biaya kencan anda juga dapat ditekan, biaya kencan seminggu bisa buat sebulan, maklum dekat dan banyakan ngobrol di rumah, maklum pilihan tempat kencan juga terbatas.. enakan.. hehehe,, Pdg bgt.. ^^

Ooo yaaa sampai lupa, hubungan sama kutipan lirik lagu diatas, itu diambil dari lirik lagunya 'Always on My Mind - Michael Buble'. Coba deh dengerin lagu itu ketika nungguin doi yang ga dateng-dateng, pasti dalem ati teriak 'Sweet love.. sweet love..!!, sweet love nya dah koit, koit..koit..!..koit gara-gara macet..' hihihi...!!

Kacaaaaaaauuuu, dah ah kabur.. bobo..

Friday, October 26, 2007

Kusut

Udah rebahan siap tidur, biasa ritual buka fs dan beberapa blog, ketemu kata-kata kusut di salah satu blog teman. A..haa, kata ini saya populerkan kemaren (halah mending gaya euy, 'saya populerkan'..:P) ketika teman nanya tentang hasil mudik lebaran kemaren, ternyata kata tersebut tanpa ijin dan sewenang-wenang digunakan pihak tertentu sebagai status ym dan parahnya lagi muncul di blog.. hihihi..

Kata kusut ini menginspirasi saya untuk bangun dan coba bikin posting ini, moga bisa kelar dalam 5 menit, berhubung sekarang udah menunjukkan jam 11:55 PM. Oke, kusut yang akan saya bahas sebenarnya berhubungan dengan penampilan. Sore ini ketika masuk lift di salah satu rumah sakit ketika membezuk seorang sepupu yang sedang sakit, saya tanpa sengaja melihat ke kaca yang ada di lift tersebut, terlihat wajah saya kusut banget, rambut kering, muka terlihat tidak segar, pokoknya brantakan abis. Bagi saya itu kondisi yang tidak mengenakkan, satu hal yang paling saya tidak sukai dari diri saya adalah ketika saya keliatan kusut, dan itu biasanya muncul sendiri kalau saya sedang dalam kondisi capek, dan memang hari ini kerjaan buanyaaak banget, atau terkadang kalau lagi kurang tidur.

Ngomongin penampilan, sebagai cowok, bujang.. halah, saya bukan orang yang suka tampil trendy alias ngikutin trend. Dari dulu saya mengharamkan yang namanya ngikutin trend penampilan, capeeeek.. ga bakal ada habisnya. Tidak hanya dalam penampilan siy, dalam banyak hal saya ga suka ngikut trend, saya mungkin penganut GusDurisme, coba pratiin Gus Dur, ketika semua orang ngomong A, mencela atau memojokkan seseorang, dia akan ngomong B, atau membela orang tersebut. Banyak orang percaya, termasuk saya bahwa itu bertujuan agar tidak muncul pandangan subjective, agar semua memandang ke permasalahan bukan ke orangnya.. Halah kok jadi ngomongin politik..

Kembali masalah trend penampilan, sebagian orang dan termasuk saya menganggap cowok yang terlalu mikirin penampilan adalah cowok yang ke cewek-cewek an (sebagian terminologi mereka dianggap sebagai kaum metrosexual). Cowok kok modis, ich..Meski begitu saya juga tidak mau tampil cuek, slenge-an, walau tidak se anti melihat cowok modis, tapi saya tidak mau berpenampilan selenge-an. Intinya kedua hal tersebut, trendy dan cuek biasanya akan memancing perhatian, diliatin orang-orang, dan hal itu yang justru bikin saya risih.

Bagi saya yang namanya penampilan;
1. Dalam menjaga tubuh bagi saya yang terpenting adalah agar keliatan segar. Kondisi fresh misal istirahat cukup, berolahraga dan menjaga kebersihan misal mandi (liat Tukul yang jarang mandi ^^), itu hal yang utama. Saya percaya orang juga tidak akan merasa nyaman berada atau bekerja dengan seseorang yang keliatan capek, kusut, BB dan tidak segar.
2. Dalam berpakaian hal yang utama adalah nyaman (enak dikenakan) dan sarasi bukan cuma bentuk tapi padanan warna. Kebalikan dari itu adalah korban mode, dan norak. Korban mode, mereka seperti para cowok ABG yang mau bersusah susah pake celana super ketat (back to eighties), atau beberapa waktu lalu mereka yang mau bercapek ria narik celananya biar ga kedodoran karena mode yang lagi in adalah celana jean yang kedodoran. Atau cewek yang mau repot bentar-bentar narik baju bagian belakang karena kependekan takut ada yang keliatan.. achh banyak, ga enak ngomongin orang kalau udah berkaitan dengan korban mode. Norak (ahaa.. dah lama ga dengar istilah norak, perasaan ni istilah kerennya dijaman Lupus ^^). Norak biasanya karena mismatch, ndangdut banget.. istilah temen orang Betawi, 'kaya kebo dibedak-in', ga ada pantesnya, kulit item, pake baju merah menyala..kalau orang Padang bilangnya kaya 'dendeng balado' (dendeng disambelin), kulitnya warna dendeng hitam, pake baju merah warna sambel. ^^

Tapi dari semua itu, saya yang paling iri, salut dan angkat topi kepada mereka yang tampil apa adanya. Mereka itu biasanya orang-orang yang mempunyai suatu keistimewaan, para manusia cerdas (ada anggapan yang menurut saya tidak benar, dimana konotasi cerdas adalah orang yang pintar matematika atau fisika, dan selalu ranking satu di kelas.. bukan..!!). Cerdas disini adalah mereka yang memiliki ide brilian, think different, dan dapat mengemukakan dalam bentuk ide atau hasil karya, dan dengan semua keistimewaan tersebut orang tidak lagi melihat kepada penampilan luar mereka, tapi terhadap apa yang mereka ucapkan atau hasilkan. Mereka sendiri menurut saya juga tidak akan sempat lagi memikirkan apa yang nampak diluar, tapi mereka sibuk dengan apa yang ada didalam otak atau hati mereka..

ngarti gaa .. (dengan ekspresi tukul kalau lagi nanya ke penonton jika dia ngomongnya sok cerdas..) hihihi...

Ooo yaaa terakhir, untuk penampilan yang sesuai agama, saya tidak mau berpolemik, satu yang saya percaya bahwa agama itu lebih mengutamakan akan suatu kepatutan, menjaga apa yang harus dijaga, serta yang pasti harus jauh dari penyakit hati yaitu ria dan sombong baik berkaitan dengan kelebihan fisik maupun materi, wallahu'alam.

da-aaah, udah jam 1:13 AM, bukannya 5 menit, tapi udah lebih satu jam... Bobooo.. Zzzzzzzz...!!!!!!

Thursday, October 18, 2007

Lovin' You

Minnie Riperton

Selingan aja, biar ga terlalu jenuh dengan posting-posting serius. Sebuah lirik dari lagu klasik yang dinyanyiin Minnie Riperton. Lirik yang simple tapi menarik.. Hmmm ^^

Lovin' you is easy cause you're beautiful
Makin' love with you is all i wanna do
Lovin' you is more than just a dream come true
And everything that i do is out of lovin' you
La la la la la la la... do do do do do

No one else can make me feel
The colors that you bring
Stay with me while we grow old

And we will live each day in springtime
Cause lovin' you has made my life so beautiful
And every day my life is filled with lovin' you

Lovin' you i see your soul come shinin' through
And every time that we oooooh
I'm more in love with you
La la la la la la la... do do do do do

Insyaallah kalau dah kembali ngantor, saya akan upload lagu ini ke musicbox, biar bisa dinikmati atau di download, termasuk nantinya lagu-lagu yang liriknya sempat di posting disini seperti Through the fire - Chaka Khan, Sting, I Can't read You - Daniel Bedingfield dan laennya. Ditunggu yaaa ^^